BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, 01 Januari 2012

MY HYSTORY AND DARUSSALAM


Awal pertama mengenal IAID, sewaktu masih sekolah di MAN 2 ada brosus yang mempromosikan tentang kampus IAID, saya tertarik dan bersama teman kami mulai mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa melalui tes dahulu wahh . . . lumayan juga soal-soal tes nya selain susah banyak sekali hee . .
Alhamdulillah akhirnya kami di terima sebagai mahasiswa Darussalam, sebelum perkuliahan dimulai kami diperkenankan mengikuti TAMADA yang artinya Ta’aruf Mahasiswa Darussalam. Di mana semua calon mahasiswa wajib mengikutinya. Kami bermalam di kampus selama 4 hari, selama kegiatan berlangsung kami diperkenalkan dengan bagaimana tentang IAID & Kepesantrenan Darussalam.
Insitut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan yaitu Pondok Pesantren Darussalm. Pendidikan tinggi Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak lama dipercaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sarjana-ulama-cendekia. Yang memiliki visi ke-islam-an, keilmuan,kebangsaan dan kemasyarakatan.
Kepercayaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang terbesar hampir di seluruh pelosok nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan.
Pada awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu fakultas syari’ah. Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada dua fakultas dan satu program, yaitu Fakultas Syari’ah ( Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah), Fakultas Tarbiyah (Progran Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah), dan Program Pascasarjana S2 Program Studi Pendidikan Islam).
Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah pernah didirikan,tetapi kemudian diubah menjadi Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan tuntutan dan perkembangan yang ada. Program Diploma PGSD/PGMI juga pernah ada tetapi kemudian ditingkatkan statusnya dari Program Diploma menjadi Program Strata Satu.


VISI
Menghasilkan akademisi muslim yang memiliki ketajaman intelektual, ketangguhan iman, kepekaan nurani, dan kekuatan moral Program Pascasarjana.
MISI
a.   Melaksanakan pengajaran dan pengembangan ilmu dan nilai-nilai Islam
b.   Memelihara tradisi keilmuan islam dan sekaligus mendorong pembaharuan pemikiran islam.
c.    Mengarahkan mahasiswa kepada pemilikan akhlak mulia, pemikiran rasional, analisis, berorientasi pada pemecahan masalah,dan berpandangan jauh ke depan;
d.   Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan masyarakat;
e.    Memberikan kontribusi dalam proses pembangunan,khususnya dalam kaitan dengan upaya memperkuat landasan spiritual,moral dan etik pembangunan;
f.    Memberikan kontribusi dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.
TUJUAN
Menghasilkan tenaga ahli dalam bidang Ilmu Agama Islam yang kelak dapat bertindak sebagai tenaga penggerak pendidikan dan pengajaran serta penelitian dan pengembangan Ilmu Agama Islam.
KOMPETISI LULUSAN
1.    Pengetahuan dan pemahaman ( knowledge and understanding)
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang dasar-dasar agama islam
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang norma, kaidah teori dan metodologi ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang perkembangan ilmu-ilmu agama islam.
2.    Keterampilan (skills)
Ø  Terampil dalam menggali nilai-nilai universal ke-islaman dan kemanusiaan.
Ø  Terampil dalam penerapan konsep dan teori atas fenomena umat.
Ø  Terampil dan aktif dalam kehidupan akademik di kalangan peminat dan peneliti ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Terampil dalam membangun refleksi fenomenal ilmu-ilmu agama islam yang dihadapi oleh masyarakat.
Ø  Terampil dan peka dalam interpretasi teks,konteks,dan realitas umat.
3.    Kemampuan dan Kesanggupan (ability/capability)
Ø  Menguasai dasar-dasar ilmiah dan pengetahuan serta metodologi bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan penerapan dan pengembangan ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mampu merancang suatu penelitian bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mampu menerapkan pengetahuan dan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
4.   Sikap (attitude)
Ø  Mempunyai sikap rasa ingin tahu terus-menerus tentang perkembangan ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Mempunyai sikap dan berusaha melakukan internalisasi nilai-nilai universal agama islam.
Ø  Peka terhadap upaya akademik dalam mengungkap khazanah ilmu-ilmu ke-islaman.
Ø  Berupaya menciptakan buday prestatif dan sikaf produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiah bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø  Menghargai pluralism dan multikulturalisme sebagai realitas masyarakat.
Ø  Menghargai setiap upaya pendekatan interdisipliner dalam mengelola sumber daya umat.
Sedangkan visi,misi,Tujuan dan Motto Pondok Pesantren Darussalam  Ciamis . .
VISI
 Pesantren Darussalam sebagai pusat lembaga pendidikan Islam yang menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan.
MISI
a.   Menggelorakan semangat pemurnian ajaran islam sesuai dengan ajaran Ahlussunah wa al-Jamaah yang bersumber pada Al-qur’an dan As-Sunnah.
b.   Membina budaya kesalihan (kesalihan individual dan kesalihan sosial) dan budaya kepakaran (aksetisme intelektual) di kalangan santri dan masyarakat.
c.    Mengembangkan budaya prestasi dan sikap produktif di kalangan santri dan masyarakat.
d.   Mengembangkan dan melestarikan ilmu-ilmu Bahasa Arab dan ilmu-ilmu agama islam yang tertuang dalam kitab-kitab kuning dan literatur-literatur modem.
e.    Mendukung melaksanakan dan mengamankan pembangunan nasional di segala bidang secara proaktif, dinamis,ikhlas, dan bertanggung jawab.
          Tujuan
a.   Berjiwa Islami,berwawasan kebangsaan, dan berkepribadian utuh.
b.   Bersifat terbuka dan tanggap terhadap perkembangan ilmu-ilmu Bahasa Arab dan ilmu-ilmu agama islam, terhadap kemajuan iptek, dan terhadap masalah yang di hadapi masyarakat.
c.    Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatn produktif dan pelayanan kepada masyarakat,
d.   Menguasai dasar-dasar agama islam beserta metodologi bidang keahliannya sehingga mampu memahami,  menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya, serta mampu berfikir, bersikap, dan bertiindak sebagai ilmuwan islam sekaligus sebagai ulama waratsatul anbiya.

Motto
*      Muslim Moderat
( Sosok manusia muslim yang bersikap  luwes,tenggang rasa,bersolidaritas etis dan sosial , hormat pada sesama, jauh dari sifat angkuh, congkak dan ingin menang sendiri).
*      Mukmin Demokrasi
( Sosok manusia beriman yang berakar ke bawah dan berpucuk ke atas. Pada saat  di panggung kekuasaan dia tidak melupakan rakyat yang telah membesarkannya; dan pada saat dia turun dari pangggung kekuasaan dan harus kembali dengan rakyat, tidak menjadi putus semangat dan putus harapan).
*      Muhsin Diplomat
( Sosok manusia yang mencintai kejujuran, keadilan, keberanian, kebajikan, keindahan, sopan santun, dan berakhlak mulia. Ia akan selalu mengedepankan sifat-sifat yang baik dan terpuji dalam menghadapi berbagai persoalan hidup dan kehidupan).

                                                  



Resep MasakanEs Krim Kelapa Muda
Bahan :

Cara membuat :
  • Campurkan susu dan air kelapa muda kemudian aduk rata
  • Masak diatas api kecil sambil diaduk terus hingga panas
  • Masukkan cairan maizena kemudian aduk terus hingga mendidih
  • Ambi sedikit adonan kemudian aduk dengan kuning telur.
  • Masukkan kembali kedalam adonan. Masak hingga mendidih kemudian angkat dan terus di aduk hingga uapnya hilang.
  • Tambahkan daging kelapa muda dan krim kemudian aduk rata.
  • Setelah agak dingin, masukkan ke dalam freezer hingga setengah beku.
  • Aduk kembali hingga rata kemudian simpan dalam freezer hingga beku.
  • Sajikan dalam gelas gelas kecil


 Syarat-syarat Ideal Sebuah Perpustakaan
a.      Berani memantapkan keberadaan lembaga perpustakaan sesuai dengan jenisnya;
b.      Selalu meningkatkan mutu melalui pelatihan-pelatihan bagi  tenaga pustakawan;
c.       Melakukan promosi dan menyelenggarakan jaringan kerja sama baik dalam negeri maupun luar negeri;
d.      Melakukan upaya-upaya pengembangan dan pembinaan perpustakaan terus menerus dari segi sistem menejemen dan teknis operasional.

Ruang perpustakaan harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu untuk penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Luas gedung atau ruang perpustakaan sekolah tergantung pada jumlah murid yang di layani.Semakin banyak jumlah murid pada waktu sekolah semakin luas pula gedung atau ruang yang harus disiapkan untuk penyelenggaraan sekolah. Satu hal yang perlu diingat bahwa dalam mendirikan gedung perpustakaan sekolah harus mempertimbangkan dengan cermat tentang lokasi.Sering kali kita lihat adanya gedung perpustakaan sekolah yang megah dengan biaya pembangunan yang cukup tinggi tetapi kurang efektif dalam pemanfaatannya.Sebagai contoh adalah penempatan gedung perpustakaan sekolah yang berdekatan dengan lapangan olahraga yang sering kali membuat kebisingan padahal murid-murid yang belajar di perpustakaan sekolah sangat memrlukan ketenangan.
Perpustakaan sekolah dasar tidak mementingkan kemegahan tetapi yang penting adalah perencanaan pembangunan yang matang sehingga menghasilkan suatu bangunan yang berkualitas tinggi dan berfungsi secara tepat guna dan bergaya guna.Untuk itu ada beberapa asas atau pedoman yang perlu diperhatikan pada waktu mendirikan gedung perpustakaan sekolah,atau dalam memilih salah satu ruang untuk kepentingan perpustakaan sekolah.
1.      Fungsi utama perpustakaan sekolah adalah sebagai sumber belajar.Keberadaannya berhubungan langsung dengan proses belajar mengajar di kelas. Oleh sebab itu,gedung atau ruang perpustakaan sekolah berdekatan dengan kelas-kelas yang ada.
2.      Gedung perpustakaan sekolah sebaiknya tidak jauh dari lapangan parkir.Asas ini perlu dipertimbangkan khususnya pada sekolah yang luas sekali dan lebih-lebih melayani pengunjung pada sore hari.
3.      Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya jauh dari kebisingan yang sekiranya mengganggu ketenangan murid-murid yang sedang belajar di perpustakaan sekolah.
4.      Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya mudah dicapai oleh kendaraan.
5.      Gedung atau ruang perpustakaan sekolah harus aman,baik dari bahaya kebakaran,kebanjiran,ataupun dari pencurian.
6.      Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya ditempatkan di lokasi yang kemungkinannya mudah diperluas pada masa yang akan datang.

Bahan – bahan yang tersedia itu dapat dikelompokkan ke dalam tiga jenis, diantaranya :
1.      Referensi
Yang termasuk bahan – bahan referensi adalah ensiklopedi,kamus,statistik,buku tahunan, biografi, buku pegangan, atlas, indeks, ( tesis,disertasi,artikel ilmiah ),dan lain-lain yang sejenis. Bahan-bahan referensi ini biasanya ditata dalam satu ruang khusus merupakan sumber-sumber untuk fakta-fakta tertentu yang sudah baku.
2.      Reserve
Yang termasuk bahan-bahan reserve adalah buku-buku, artikel-artikel, atau handouts untuk mata pelajaran tertentu atas permintaan tenaga pengajarnya. Bahan-bahan reserve hanya dapat dibaca oleh pelajar-mahasiswa antara satu sampai dua jam.
3.      Pinjaman
Yang termasuk bahan-bahan pinjaman adalah buku-buku dalam berbagai bidang keilmuan pada umumnya yang siap dipinjamkan untuk jangka waktu antara dua minggu sampai satu bulan kepada pelajar-mahasiswa atau masyarakat umum yang memiliki kartu anggota perpustakaan. Untuk memperoleh bahan-bahan yang diperlukan,pelajar mahasiswa perlu mengetahui sistematika penataan  dan penyimpanan buku-buku pada perpustakaan.
a.      Bahan dan Peralatan Perpustakaan Sekolah
Selain memerlukan gedung atau ruang,penyelenggaraan perpustakaan sekolah dasar memerlukan sejumlah bahan dan peralatan,baik untuk melayani para pengunjung maupun untuk kegiatan processing bahan-bahan pustaka dan ketatausahaannya. Bahan-bahan perpustakaan sekolah meliputi pensil,pensil warna,pena,kertas tipis untuk mengetik,membuat label buku,kantong buku,kartu peminjaman, kertas manila untuk membuat kertas katalog,kartu buku dan kartu peminjaman,kertas bergaris untuk mencatat sesuatu,karbon,kertas marmer,kertas stensil,tinta,tinta gambar. Sedangkan peralatan-peralatan perpustakaan sekolah antara lain berupa mesin ketik,mesin stensil,mesin hitung,keranjang sampah,jam dinding,pisau,gunting,pelubang kertas,penggaris,bantal stempel,berkas jepitan,stempel huruf,stempel tanggal,stempel angka,stempel inventaris buku perpustakaan sekolah,daftar klasifikasi,daftar buku atau katalog,papan tulis,papan pengumuman,mesin pengikat kertas,penjepret kawat (stefler),palu,sapu,kemoceng,alat pemadam kebakaran,alat semprot pemberantas hama buku,buku dan lampu.
a.      Perabot Perpustakaan Sekolah
Khusus dalam kaitan dalam perabot,yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan perpustakaan sekolah adalah rak buku,rak surat kabar,rak majalah,kabinet gambar,meja sirkulasi,lemari atau kabinet katalog,kereta buku,dan papan display.Pengadaan setiap perlengkapan harus mempertimbangkan hal-hal seperti nilai efisiensi pengeluaran uang,efisiensi dalam pengaturannya,mutunya baik,enak dipakai,dan menarik bagi penglihatan. Usahakan masing-masing jenis perlengkapan itu seragam baik bentuk maupun warnanya,misalnya,bentuk meja dan kursi belajar semuanya sama,bentuk rak buku semuanya sama,begitu pula perlengkapan lainnya sehingga tampak rapi dan indah bila dipandang.
1.      Rak buku atau lemari buku untuk menyusun buku-buku perpustakaan sekolah.Usahakan ukurannya disesuaikan dengan tinggi badan murid-murid sekolah yang dilayani.Untuk sekolah dasar kira-kira 5 atau 6 kaki dengan jumlah papannya 7 lembar.Sedangakan untuk sekolah lanjutan kira-kira 6 atau 7 kaki dengan jumlah papannya 7-8 lembar. Akan lebih baik apabila setiap lembar papan tersebut dapat diturun-naikkan sehingga sewaktu-waktu dapat diatur  dengan ukuran buku yang ditempatkan.
2.      Rak surat kabar dapat dimanfaatkan untuk menempatkan surat kabar. Apabila surat kabar disusun dengan cara dilihat akan cepat rusak atau sobek. Untuk itu perlu rak khusus, yaitu rak surat kabar yang dapat dibuat dari kayu.Lebarnya disesuaikan dengan ukuran surat kabar.Rak surat kabar ini dilengkapi dengan alat penjepit (stick) yang panjangnya 36 inci. Alat penjepit ini harus dibuat sedemikian rupa sehingga surat kabar mudah dipasang dan dilepaskan.
b.      Rak majalah dibuat untuk menempatkan majalah-majalah. Ukurannya disesuaikan dengan tinggi murid (tingginya).Usahakan ukuran dalamnya setiap jalur atau tahap-tahapnya berbeda-beda sehingga memberikan kemungkinan untuk menampung majalah-majalah dalam ukuran yang bermacam-macam.
c.       Gambar-gambar yang berukuran besar sebaiknya disimpan tersendiri di dalam laci atau kabinet gambar.Misalnya gambar-gambar pahlawan nasional Indonesia,gambar anatomi,dan sebagainya.
d.      Meja sirkulasi digunakan untuk petugas perpustakaan sekolah yang melayani peminjaman dan pengembalian buku-buku. Model meja sirkulasi bermacam-macam dan dapat dibuat sendiri oleh petugas perpustakaan sekolah. Sebaiknya pada meja sirkulasi terdapat laci atau rak untuk menyimpan kartu peminjaman,kartu buku,dan laci untuk arsip atau dokumen-dokumen penting yang berhubungan dengan peminjaman dan pengembalian buku-buku.Selain itu pada meja sirkulasi harus terdapat tempat untuk menyimpan buku-buku yang dikembalikkan murid-murid.
e.      Lemari katalog atau disebut juga kabinet katalog digunakkan untuk menyimpan kartu katalog. Besarnya lemari katalog sesuai dengan jumlah laci katalog, sedangkan tingginya sesuai dengan tinggi badan murid-murid.Setiap laci katalog dilengkapi dengan alat penusuk kartu atau stang agar kartu-kartu tidak mudah dicabut keluar atau diambil. Apabila perpustakaan sekolah sudah maju,dimana jenis kartu katalog yang dibuat bermacam-macam,sebaiknya untuk satu jenis katalog (misalnya catalog judul) disediakan satu lemari katalog. Di atas lemari katalog tersebut diberi tulisan Katalog Judul.
f.        Kereta buku biasanya sangat dibutuhkan di perpustakaan sekolah yang besar.Kegunaannya adalah untuk mengangkut buku-buku yang dikembalikan oleh murid-murid, yaitu dari meja sirkulasi ke rak buku atau mengangkut buku yang telah diproses,yaitu dari bagian processing ke rak buku.
g.      Papan Display adalah suatu papan yang digunakan untuk memamerkan book jackets dari buku-buku yang baru datang. Melalui papan display ini dapat ditempelkan daftar buku yang baru dimiliki oleh perpustakaan sekolah.Dengan demikian,murid-murid mengetahui buku-buku baru.
h.      Untuk menyelenggarakan perpustakaan sekolah harus disediakan meja dan kursi belajar di ruang perpustakaan sekolah,baik secara perorangan maupun berkelompok. Bagian bawah meja tidak tertutup sehingga murid-murid yang belajar tidak merasa panas. Ukuran kursi dibuat lebar dan tingginya sesuai dengan fisik murid-murid yang akan memakainya.