Awal pertama mengenal IAID, sewaktu masih sekolah di MAN 2 ada brosus yang mempromosikan tentang kampus IAID, saya tertarik dan bersama teman kami mulai mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa melalui tes dahulu wahh . . . lumayan juga soal-soal tes nya selain susah banyak sekali hee . .
Alhamdulillah akhirnya kami di terima sebagai mahasiswa Darussalam, sebelum perkuliahan dimulai kami diperkenankan mengikuti TAMADA yang artinya Ta’aruf Mahasiswa Darussalam. Di mana semua calon mahasiswa wajib mengikutinya. Kami bermalam di kampus selama 4 hari, selama kegiatan berlangsung kami diperkenalkan dengan bagaimana tentang IAID & Kepesantrenan Darussalam.
Insitut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan yaitu Pondok Pesantren Darussalm. Pendidikan tinggi Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak lama dipercaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sarjana-ulama-cendekia. Yang memiliki visi ke-islam-an, keilmuan,kebangsaan dan kemasyarakatan.
Kepercayaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang terbesar hampir di seluruh pelosok nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan.
Pada awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu fakultas syari’ah. Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada dua fakultas dan satu program, yaitu Fakultas Syari’ah ( Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah), Fakultas Tarbiyah (Progran Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah), dan Program Pascasarjana S2 Program Studi Pendidikan Islam).
Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah pernah didirikan,tetapi kemudian diubah menjadi Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan tuntutan dan perkembangan yang ada. Program Diploma PGSD/PGMI juga pernah ada tetapi kemudian ditingkatkan statusnya dari Program Diploma menjadi Program Strata Satu.
VISI
Menghasilkan akademisi muslim yang memiliki ketajaman intelektual, ketangguhan iman, kepekaan nurani, dan kekuatan moral Program Pascasarjana.
MISI
a. Melaksanakan pengajaran dan pengembangan ilmu dan nilai-nilai Islam
b. Memelihara tradisi keilmuan islam dan sekaligus mendorong pembaharuan pemikiran islam.
c. Mengarahkan mahasiswa kepada pemilikan akhlak mulia, pemikiran rasional, analisis, berorientasi pada pemecahan masalah,dan berpandangan jauh ke depan;
d. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan masyarakat;
e. Memberikan kontribusi dalam proses pembangunan,khususnya dalam kaitan dengan upaya memperkuat landasan spiritual,moral dan etik pembangunan;
f. Memberikan kontribusi dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.
TUJUAN
Menghasilkan tenaga ahli dalam bidang Ilmu Agama Islam yang kelak dapat bertindak sebagai tenaga penggerak pendidikan dan pengajaran serta penelitian dan pengembangan Ilmu Agama Islam.
KOMPETISI LULUSAN
1. Pengetahuan dan pemahaman ( knowledge and understanding)
Ø Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang dasar-dasar agama islam
Ø Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang norma, kaidah teori dan metodologi ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang perkembangan ilmu-ilmu agama islam.
2. Keterampilan (skills)
Ø Terampil dalam menggali nilai-nilai universal ke-islaman dan kemanusiaan.
Ø Terampil dalam penerapan konsep dan teori atas fenomena umat.
Ø Terampil dan aktif dalam kehidupan akademik di kalangan peminat dan peneliti ilmu-ilmu agama islam.
Ø Terampil dalam membangun refleksi fenomenal ilmu-ilmu agama islam yang dihadapi oleh masyarakat.
Ø Terampil dan peka dalam interpretasi teks,konteks,dan realitas umat.
3. Kemampuan dan Kesanggupan (ability/capability)
Ø Menguasai dasar-dasar ilmiah dan pengetahuan serta metodologi bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan penerapan dan pengembangan ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mampu merancang suatu penelitian bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mampu menerapkan pengetahuan dan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
4. Sikap (attitude)
Ø Mempunyai sikap rasa ingin tahu terus-menerus tentang perkembangan ilmu-ilmu agama islam.
Ø Mempunyai sikap dan berusaha melakukan internalisasi nilai-nilai universal agama islam.
Ø Peka terhadap upaya akademik dalam mengungkap khazanah ilmu-ilmu ke-islaman.
Ø Berupaya menciptakan buday prestatif dan sikaf produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiah bidang ilmu-ilmu agama islam.
Ø Menghargai pluralism dan multikulturalisme sebagai realitas masyarakat.
Ø Menghargai setiap upaya pendekatan interdisipliner dalam mengelola sumber daya umat.
Sedangkan visi,misi,Tujuan dan Motto Pondok Pesantren Darussalam Ciamis . .
VISI
Pesantren Darussalam sebagai pusat lembaga pendidikan Islam yang menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan.
MISI
a. Menggelorakan semangat pemurnian ajaran islam sesuai dengan ajaran Ahlussunah wa al-Jamaah yang bersumber pada Al-qur’an dan As-Sunnah.
b. Membina budaya kesalihan (kesalihan individual dan kesalihan sosial) dan budaya kepakaran (aksetisme intelektual) di kalangan santri dan masyarakat.
c. Mengembangkan budaya prestasi dan sikap produktif di kalangan santri dan masyarakat.
d. Mengembangkan dan melestarikan ilmu-ilmu Bahasa Arab dan ilmu-ilmu agama islam yang tertuang dalam kitab-kitab kuning dan literatur-literatur modem.
e. Mendukung melaksanakan dan mengamankan pembangunan nasional di segala bidang secara proaktif, dinamis,ikhlas, dan bertanggung jawab.
Tujuan
a. Berjiwa Islami,berwawasan kebangsaan, dan berkepribadian utuh.
b. Bersifat terbuka dan tanggap terhadap perkembangan ilmu-ilmu Bahasa Arab dan ilmu-ilmu agama islam, terhadap kemajuan iptek, dan terhadap masalah yang di hadapi masyarakat.
c. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatn produktif dan pelayanan kepada masyarakat,
d. Menguasai dasar-dasar agama islam beserta metodologi bidang keahliannya sehingga mampu memahami, menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya, serta mampu berfikir, bersikap, dan bertiindak sebagai ilmuwan islam sekaligus sebagai ulama waratsatul anbiya.
Motto
( Sosok manusia muslim yang bersikap luwes,tenggang rasa,bersolidaritas etis dan sosial , hormat pada sesama, jauh dari sifat angkuh, congkak dan ingin menang sendiri).
( Sosok manusia beriman yang berakar ke bawah dan berpucuk ke atas. Pada saat di panggung kekuasaan dia tidak melupakan rakyat yang telah membesarkannya; dan pada saat dia turun dari pangggung kekuasaan dan harus kembali dengan rakyat, tidak menjadi putus semangat dan putus harapan).
( Sosok manusia yang mencintai kejujuran, keadilan, keberanian, kebajikan, keindahan, sopan santun, dan berakhlak mulia. Ia akan selalu mengedepankan sifat-sifat yang baik dan terpuji dalam menghadapi berbagai persoalan hidup dan kehidupan).

